Pertama-tama,
mengapa lighting itu penting?
-lighting
penting untuk menerangi objek
-lighting
penting untuk mengirim pesan dan suasana
Banyak
fotografer pemula yang mengabaikan lighting. Hal ini saya kira tidak terlepas
karena kemajuan teknologi kamera digital. Kamera digital zaman sekarang
memiliki mode Otomatis yang membiarkan kamera memutuskan berapa cahaya masuk.
Lampu kilat juga memiliki fungsi otomatis yang praktis. Karena dimanjakan oleh
fungsi otomatis, kita menjadi malas belajar dasar fotografi secara manual. Saya
tidak menyalahkan penggunaan teknologi yang membuat pengambilan foto menjadi
lebih praktis dan akurat secara realitas. Namun, bila kita ingin foto Anda
kreatif dan dapat menginspirasi banyak orang. Anda perlu belajar melihat dan
menggunakan cahaya dengan baik Ketika mengamati cahaya, hal penting yang harus
kita perhatikan adalah kualitas cahaya, arah cahaya, dan warna cahaya. Kualitas
cahaya terbagi menjadi tigas kategori, yaitu cahaya yang keras, lembut, dan
menyebar.
Cahaya
yang keras terbentuk dari sumber cahaya berukuran relatif kecil. Contohnya
adalah cahaya matahari pada terik siang hari saat langit tidak berawan. Didalam
ruangan, cahaya yang keras bisa terbentuk dari lampu senter, lampu sorot, lampu
kilat kamera, dan lain-lain. Cahaya keras menimbulkan bayangan yang jelas dan
tajam. Perbedaan daerah yang terang (lighting) dan gelap (shadow) sangat
besar/kontras. Di alam terbuka, bayangan sifat cahaya yang keras bisa kita
amati di tanah, di permukaan wajah, di ranting pohon, dan sebagainya Selain
itu, cahaya keras memperlihatkan detail subjek lebih jelas. Sebagai contoh
pori-pori kulit wajah dan tekstur pada subjek foto akan jelas terlihat, karena
cahaya yang keras, terutama dari samping akan membuat bayangan jauh di bagian
yang berlawanan membuat detail foto menjadi sangat jelas. Cahaya keras juga
memunculkan daerah highlight yang berbentuk khas. Kadang highlight ini disukai,
tapi sering kali mengganggu. Pantulan cahaya juga bisa kita amati, terutama di
benda-benda yang bersifat reflektif seperti perhiasan, mata manusia, air,
gelas, botol, benda-benda yang terbuat dari logam dan sebagainya. Adapun
bahan-bahan seperti plastik, pantulannya tidak begitu kentara.
Di
foto potrait, cahaya keras bisa di gunakan untuk menimbulkan kesan dramatis
atau menonjolkan tekstur dan detail wajah. Cahaya keras baik digunakan untuk
foto kecantikan hanya bila wajah dan makeup dari subjek foto/model sangat baik.
Namun, bila permukaan wajah kurang merata, cahaya keras kurang ideal untuk di
gunakan karena detail-detail seperti keriput, jerawat, serta lubang-lubang di
wajah akan muncul dan sangat jelas terlihat.
Cahaya
yang lembut dibentuk dari sumber cahaya yang relatif besar. Sebagai contoh
cahaya matahari tertutup awan yang menyelubungi bumi. Karena jarak awan yang
relatif lebih dekat dari bumi dan berukuran relatif besar, cahaya yang
terbentuk menjadi lembut. Di dalam ruangan atau studio, kita biasanya membuat
cahaya yang lembut dengan menggunakan light modifer, yaitu aksesori yang
dipadang di depan lampu, seperti softbox, octabox, payung dan sebagainya. Cahaya
lembut akan menghasilkan bayangan yang tidak begitu jelas. Kontras dan saturasi
warna tidak setinggi cahaya keras. Didalam ruangan, cahaya yang lembut biasanya
dipakai untuk menerangi potrait yang menonjolkan kecantikan. Cahaya lembut
dapat menutupi tekstur kulit yang kurang merata sehingga terlihat mulus dan
lembut. Dengan menggunakan sumber cahaya yang minimum sama besar dengan objek
foto, highlight kecil yang bersinar akan terlihat lebih halus dan menyebar.
Cahaya
yang menyebar dibentuk dari sumber cahaya yang sangat besar, jauh lebih besar
dari pada subjek fotonya. Di alam terbuka, cahaya yang menyebar itu bisa
ditembukan di saat cuaca mendung atau sangat berawan. Karena sumber cahaya,
yaitu cahaya matahari, disaring oleh awan dan ukuran awan relatif besar dilihat
dari bumi, cahaya akan menyelubungi bumi, menerangi semua bayangan yang ada. Di
dalam ruangan atau studio, kita bisa membuat cahaya yang sangat besar dengan
memancarkan lampu kilat ke langit-langit, dindingnya yang berwarna netral atau
putih sehingga cahaya akan memantul ke segala arah dan mengisi bayangan. Atau
kita bisa menggunakan papan stryofoam untuk memantulkan sinar atau menggunakan
tenda cahaya atau light tent. Light tent berfungsi untuk menyebarkan cahaya
menyelimuti subjek foto. Oleh
karena itu, cahaya yang menyebar hampir tidak memiliki bayangan atau tidak
memiliki bayangan sama sekali. Kontrasnya pun rendah dan detail foto tidak
terlihat karena tekstur yang ada terisi oleh cahaya sehingga terlihat datar.
Cahaya yang menyebar ini sering digunakan untuk foto produk atau still life.


0 komentar:
Posting Komentar